Kebahagiaan Sejati.
Roma 4:6-8.
Apakah yang akan membahagiakan manusia dalam hidupnya? Itulah yang dicari dan akan dilakukannya selama hidupnya.
Kebahagiaan tidak ada pada kepandaian, atau pada kekayaan, atau pada kedudukan terhormat, atau pada kecantikan/ketampanan, dan sebagainya.
Dalam bacaan hari ini, Roma 4:6-8, Rasul Paulus mengatakan bahwa raja Daud mengungkapkan "Kebahagiaan itu bukan dibenarkan berdasarkan perbuatannya, melainkan karena: pelanggarannya diampuni, dan dosa-dosanya ditutupi, dan kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan" (ayat 7-8 yang dikutip dari Maz 32:1-2).
Jadi, bahwa kepandaian, kekayaan dan kedudukan tidak akan membahagiakan hidup manusia kalau dosa, pelanggaran atau kesalahannya tidak diampuni Tuhan.
Karena itu betapa pentingnya pengampunan Tuhan.
GP-ers, katakanlah di mana anda mencari kebahagiaan selama ini? Apakah anda telah mendapatkannya? Jujur saja, hanya kesia-siaan, bukan?
Raja Daud memberitahukan jalan kebahagiaan itu, yakni "Carilah anugerah pengampunan-Nya selagi mungkin kita lakukan".
Pengampunan itu adalah pengudusan oleh Tuhan dari segala dosa dan kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja, besar atau kecil serta dalam pikiran, perkataan atau perbuatan.
Semua orang telah berbuat dosa perlu mencari anugerah pengampunan, karena upah dosa itu maut tetapi karunia atau anugerah Allah itu adalah hidup kekal dalam Kristus, Tuhan kita. Sekali lagi, carilah anugerah pengampunan itu dalam Tuhan agar kamu berbahagia selamanya. (JPT)
Roma 4:6-8.
Apakah yang akan membahagiakan manusia dalam hidupnya? Itulah yang dicari dan akan dilakukannya selama hidupnya.
Kebahagiaan tidak ada pada kepandaian, atau pada kekayaan, atau pada kedudukan terhormat, atau pada kecantikan/ketampanan, dan sebagainya.
Dalam bacaan hari ini, Roma 4:6-8, Rasul Paulus mengatakan bahwa raja Daud mengungkapkan "Kebahagiaan itu bukan dibenarkan berdasarkan perbuatannya, melainkan karena: pelanggarannya diampuni, dan dosa-dosanya ditutupi, dan kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan" (ayat 7-8 yang dikutip dari Maz 32:1-2).
Jadi, bahwa kepandaian, kekayaan dan kedudukan tidak akan membahagiakan hidup manusia kalau dosa, pelanggaran atau kesalahannya tidak diampuni Tuhan.
Karena itu betapa pentingnya pengampunan Tuhan.
GP-ers, katakanlah di mana anda mencari kebahagiaan selama ini? Apakah anda telah mendapatkannya? Jujur saja, hanya kesia-siaan, bukan?
Raja Daud memberitahukan jalan kebahagiaan itu, yakni "Carilah anugerah pengampunan-Nya selagi mungkin kita lakukan".
Pengampunan itu adalah pengudusan oleh Tuhan dari segala dosa dan kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja, besar atau kecil serta dalam pikiran, perkataan atau perbuatan.
Semua orang telah berbuat dosa perlu mencari anugerah pengampunan, karena upah dosa itu maut tetapi karunia atau anugerah Allah itu adalah hidup kekal dalam Kristus, Tuhan kita. Sekali lagi, carilah anugerah pengampunan itu dalam Tuhan agar kamu berbahagia selamanya. (JPT)
Doa:
"Tuhan, ampuni dosa saya dan kuduskanlah saya bagi rencana-Mu di dunia ini", amin.
0 komentar:
Posting Komentar