Sabtu, 17 Mei 2014

SBP, Minggu, 18 Mei 2014

Bertumbuh dalam Persekutuan,
Kisah 2:44-47.

Kita tidak dapat melihat serbuk besi di antara pasir. Tetapi kalau kita taruh pasir itu di atas kertas dan dibawah kertas itu kita tempelkan besi magnet, maka serbuk besi akan diinduksi oleh magnet saling tarik menarik dan berdiri tegak dengan rapat. Lalu pasirnya bisa dibuang, tinggal serbuk besi yang murni.

Dalam bacaan hari ini, diungkapkan bahwa orang percaya sebagai gerwja bersekutu di sekitar firman Tuhan. Firman menumbuhkan dan mendewasakan iman gereja serta membentuk kepribadian baru orang percaya. Roh kudus bekerja dan menuntun hidup mereka dengan hikmat Tuhan. Mereka hidup bersatu, saling peduli san mengorbankan hartanya untuk pelayanan kasih (ay 44-45). Setiap hari mereka berkumpul di Bait Allah untuk memuliakan Allah dan menyambut Firman sebagai pedoman kehidupan. Mereka tampil dengan cara hidup baru, dengan gembira dan tulus hati secara bergilir dirumah masing-masing mengadakan jamuan kasih (ay 46a). Mereka bagaikan cahaya terang di tengah kegelapan pada waktu itu.
Karena itu mereka disukai banyak orang, seperti terinduksi magnet, tiap-tiap hari jumlah mereka bertambah dengan orang-orang yang diselamatkan (ay 47). Gereja berkembang pesat dan menjadi besar melalui misi pelayanan kasih/sosial terhadap masyarakat.

GP-ers yang terkasih, hari minggu ini kita belajar dari kehidupan gereja pertama yang dipimpin oleh para rasul Tuhan. Kesetiaan bersekuty di sekitar firman Tuhan mengarahkan hidup baru kita semakin sempurna. Kisah itu mengajar kita untuk meneruskan misi injil sosial, untuk membantu orang susah yang disebabkan oleh kemiskinan. Kemiskinan sering kali merupakan penghambat bagi banyak orang untuk mengikut Tuhan. Dengan mengatasi kesusahannya, hati mereka akan terbuka untuk mengerti makna keselamatan.

0 komentar:

Posting Komentar