Melayani Dengan Sungguh,
Galatia 2:7-10.
Dalam sesi orientasi mahasiswa baru teologi STT Jakarta tahun 1989, lagu 'melayani lebih sungguh' begitu akrab di telinga. Semua mahasiswa begitu mudah menyanyikannya dengan emosional sebab memiliki kerinduan yang sama untuk memberi diri melayani Tuhan. Dari angkatan kami, hampir 90 persen terjun dalam pelayanan di berbagai jemaat Tuhan yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Beberapa di antara rekan kami berkonsentrasi dalam ilmu teologi dengan belajar di luar negeri. Sekarang mereka sudah menjadi dosen teologi pada almamater tercinta di Proklamasi 27.
Konsentrasi pelayanan Paulus dengan Petrus berlainan dalam hal sasaran penginjilan. Rasul Petrus melayani jemaat Yahudi dan Paulus melayani jemaat non-Yahudi. Isu diskriminasi rasial dapat dipecahkan dengan baik. Mereka memperoleh solusi tepat sehingga tidak ada pihak yang dikorbankan. Semua manusia wajib menerima pelayanan dari hamba Kristus. Kepelbagaian suku bukan jadi penghambat, tetapi jadi peluang dan kesempatan baik dalam memberitakan Injil Yesus dengan leluasa. Konsentrasi pelayanan itu sudah disepakati bersama dan mereka semua tetap hidup dalam ikatan persekutuan yang solid.
Perkembangan terbaru memperlihatkan luasnya cakupan pelayanan. Sangat dibutuhkan tenaga-tenaga pelayan yang mau memberi diri bagi pekerjaan Tuhan secara khusus dengan kecakapan dan pengetahuan yang luas. Jika saudara memang memiliki hati untuk menjadi hamba Tuhan, kiranya saudara memohon hikmat Allah dalam doa dan meminta dukungan dari kaum keluarga serta jemaat Tuhan. Pendidikan teologi menjadi bagian penting agar pelayanan dan kesaksian gereja berlangsung dengan baik dan memberkati semua anggota jemaat Tuhan. Berikan yang terbaik dari hidupmu bagi Yesus. Tuhan pasti membuat kita berhasil dalam memberitakan injil Kerajaan Allah bagi keselamatan banyak orang.
Galatia 2:7-10.
Dalam sesi orientasi mahasiswa baru teologi STT Jakarta tahun 1989, lagu 'melayani lebih sungguh' begitu akrab di telinga. Semua mahasiswa begitu mudah menyanyikannya dengan emosional sebab memiliki kerinduan yang sama untuk memberi diri melayani Tuhan. Dari angkatan kami, hampir 90 persen terjun dalam pelayanan di berbagai jemaat Tuhan yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Beberapa di antara rekan kami berkonsentrasi dalam ilmu teologi dengan belajar di luar negeri. Sekarang mereka sudah menjadi dosen teologi pada almamater tercinta di Proklamasi 27.
Konsentrasi pelayanan Paulus dengan Petrus berlainan dalam hal sasaran penginjilan. Rasul Petrus melayani jemaat Yahudi dan Paulus melayani jemaat non-Yahudi. Isu diskriminasi rasial dapat dipecahkan dengan baik. Mereka memperoleh solusi tepat sehingga tidak ada pihak yang dikorbankan. Semua manusia wajib menerima pelayanan dari hamba Kristus. Kepelbagaian suku bukan jadi penghambat, tetapi jadi peluang dan kesempatan baik dalam memberitakan Injil Yesus dengan leluasa. Konsentrasi pelayanan itu sudah disepakati bersama dan mereka semua tetap hidup dalam ikatan persekutuan yang solid.
Perkembangan terbaru memperlihatkan luasnya cakupan pelayanan. Sangat dibutuhkan tenaga-tenaga pelayan yang mau memberi diri bagi pekerjaan Tuhan secara khusus dengan kecakapan dan pengetahuan yang luas. Jika saudara memang memiliki hati untuk menjadi hamba Tuhan, kiranya saudara memohon hikmat Allah dalam doa dan meminta dukungan dari kaum keluarga serta jemaat Tuhan. Pendidikan teologi menjadi bagian penting agar pelayanan dan kesaksian gereja berlangsung dengan baik dan memberkati semua anggota jemaat Tuhan. Berikan yang terbaik dari hidupmu bagi Yesus. Tuhan pasti membuat kita berhasil dalam memberitakan injil Kerajaan Allah bagi keselamatan banyak orang.
0 komentar:
Posting Komentar