Sungguh Mencari Tuhan,
Ibrani 11:6.
Mudah bagi siapa saja berkata bahwa ia hidup beriman. Beriman lebih dari sekedar perkataan agamawi. Beriman berarti melakukan perkara-perkara yang menyenangkan hati Tuhan dalam ketaatan dan bersedia membayar harga atas tantangan mengikuti perintah Allah. Beriman kepada Allah berarti hidup dalam ketergantungan mutlak dalam pimpinan Tuhan dan tidak berubah dari jalan yang ditunjukkan Tuhan.
Pasal 11 menggambarkan beberapa tokoh Alkitab yang memiliki totalitas iman yang luar biasa. Kehidupan beriman mereka mengalami kesempurnaan sehingga mereka dipuji. Habel disebut sebagai orang beriman sebab ibadahnya berkenan kepada Allah. Dia beribadah dengan mempersiapkan persembahan yang terbaik bagi Allah. Habel datang beribadah bukan sebagai kebiasaan agama. Dia beribadah dengan tujuan menyembah Tuhan dan mengucap syukur atas berkat Tuhan dalam pekerjaannya. Habel menempatkan Allah dalam prioritas yang tinggi sehingga mampu mempersembahkan korban bakaran yang berbau harum bagi Allah. Habel bersungguh-sungguh mencari kemuliaan Tuhan dalam hidupnya. Begitu juga semua orang beriman yang dipuji karena kesungguhan mereka seperti yang dilakukan Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Gideon, para nabi dan semua martir yang mati demi nama Tuhan Yesus.
Sudah Sejauh mana saudara menjalani hidup beriman bersama Tuhan Yesus? Apakah saudara mencari Tuhan sebagai prioritas penting dan utama? Apakah saudara selalu berdoa saat bangun pagi dan mencari Tuhan lewat pembacaan Alkitab dan renungan pribadi? Adakah saudara mencari Tuhan ketika pergi beribadah di hari minggu? Atau saudara malah lebih senang mengorbankan waktu ibadah demi alasan olah raga, hang out atau istirahat di rumah? Kesungguhan mencari Tuhan mendatangkan upah yang dijanjikan Allah. Allah tahu bagaimana kita menjalani hidup hari ini.
Ibrani 11:6.
Mudah bagi siapa saja berkata bahwa ia hidup beriman. Beriman lebih dari sekedar perkataan agamawi. Beriman berarti melakukan perkara-perkara yang menyenangkan hati Tuhan dalam ketaatan dan bersedia membayar harga atas tantangan mengikuti perintah Allah. Beriman kepada Allah berarti hidup dalam ketergantungan mutlak dalam pimpinan Tuhan dan tidak berubah dari jalan yang ditunjukkan Tuhan.
Pasal 11 menggambarkan beberapa tokoh Alkitab yang memiliki totalitas iman yang luar biasa. Kehidupan beriman mereka mengalami kesempurnaan sehingga mereka dipuji. Habel disebut sebagai orang beriman sebab ibadahnya berkenan kepada Allah. Dia beribadah dengan mempersiapkan persembahan yang terbaik bagi Allah. Habel datang beribadah bukan sebagai kebiasaan agama. Dia beribadah dengan tujuan menyembah Tuhan dan mengucap syukur atas berkat Tuhan dalam pekerjaannya. Habel menempatkan Allah dalam prioritas yang tinggi sehingga mampu mempersembahkan korban bakaran yang berbau harum bagi Allah. Habel bersungguh-sungguh mencari kemuliaan Tuhan dalam hidupnya. Begitu juga semua orang beriman yang dipuji karena kesungguhan mereka seperti yang dilakukan Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Gideon, para nabi dan semua martir yang mati demi nama Tuhan Yesus.
Sudah Sejauh mana saudara menjalani hidup beriman bersama Tuhan Yesus? Apakah saudara mencari Tuhan sebagai prioritas penting dan utama? Apakah saudara selalu berdoa saat bangun pagi dan mencari Tuhan lewat pembacaan Alkitab dan renungan pribadi? Adakah saudara mencari Tuhan ketika pergi beribadah di hari minggu? Atau saudara malah lebih senang mengorbankan waktu ibadah demi alasan olah raga, hang out atau istirahat di rumah? Kesungguhan mencari Tuhan mendatangkan upah yang dijanjikan Allah. Allah tahu bagaimana kita menjalani hidup hari ini.
0 komentar:
Posting Komentar