Perlindungan Allah
Kejadian 28:20-22.
Menapaki hari pertama di tahlun baru, kita diliputi suasana gembira. Di tahun 2014 ini, kita berharap segala yang kita rencanakan berhasil. Kita berdoa agar kegagalan di masa lampau tidak terulang dan berkomitmen hidup selaras dengan firman Tuhan. Komitmen iman menjadikan hidup kita memiliki tujuan luhur seperti yang dilakukan Yakub. Dalam pengalaman baru dengan segala kebebasannya, dibutuhkan visi yang mendalam agar masa depan yang diberikan Allah menjadi kesempatan untuk mengalami segala kebaikan Tuhan yang ajaib.
Yakub di usia muda membuat komitmen iman yang penting. Janji Allah telah diterimanya dan ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Pertama bahwa Yakub percaya terhadap jaminan Allah atas hidup dan masa depannya. Kedua, Yakub berjanji untuk mengucap syukur dan memberikan persepuluhan dari kekayaannya. Yakub tidak sedang bermain-main dengan ucapannya. Yakub mempercayai segenap hati apa yang dinyatakan Allah baginya. Persekutuannya dengan Allah bukan sesaat dan sekedar perasaan emosional. Yakub mempercayai kehadiran Allah dan janji-Nya yang mengagumkan itu dengan sikap syukur dan penyerahan diri pada kehendak-Nya. Yakub percaya bahwa Tuhan memberikan segala keperluannya yang paling mendasar, yakni makan dan pakaian.
Usia muda bukanlah waktu untuk melampiaskan hasrat kedagingan. Belajar dari sikap hati Yakub, yang segera menanggapi kasih Allah dan bernazar atas semua kebaikan Tuhan. Yakub memiliki harapan didalam Tuhan, dan berani berjanji untuk memberi persepuluhan kepada Tuhan. Yakub membesarkan harapan dan semangatnya di dalam janji Allah yang dahsyat. Hanya dengan percaya pada janji Allah, kita dipelihara dan diberkati Allah secara berkelimpahan. Mari berkomitmen dengan iman yang teguh dalam Yesus Sumber segala berkat.
Kejadian 28:20-22.
Menapaki hari pertama di tahlun baru, kita diliputi suasana gembira. Di tahun 2014 ini, kita berharap segala yang kita rencanakan berhasil. Kita berdoa agar kegagalan di masa lampau tidak terulang dan berkomitmen hidup selaras dengan firman Tuhan. Komitmen iman menjadikan hidup kita memiliki tujuan luhur seperti yang dilakukan Yakub. Dalam pengalaman baru dengan segala kebebasannya, dibutuhkan visi yang mendalam agar masa depan yang diberikan Allah menjadi kesempatan untuk mengalami segala kebaikan Tuhan yang ajaib.
Yakub di usia muda membuat komitmen iman yang penting. Janji Allah telah diterimanya dan ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Pertama bahwa Yakub percaya terhadap jaminan Allah atas hidup dan masa depannya. Kedua, Yakub berjanji untuk mengucap syukur dan memberikan persepuluhan dari kekayaannya. Yakub tidak sedang bermain-main dengan ucapannya. Yakub mempercayai segenap hati apa yang dinyatakan Allah baginya. Persekutuannya dengan Allah bukan sesaat dan sekedar perasaan emosional. Yakub mempercayai kehadiran Allah dan janji-Nya yang mengagumkan itu dengan sikap syukur dan penyerahan diri pada kehendak-Nya. Yakub percaya bahwa Tuhan memberikan segala keperluannya yang paling mendasar, yakni makan dan pakaian.
Usia muda bukanlah waktu untuk melampiaskan hasrat kedagingan. Belajar dari sikap hati Yakub, yang segera menanggapi kasih Allah dan bernazar atas semua kebaikan Tuhan. Yakub memiliki harapan didalam Tuhan, dan berani berjanji untuk memberi persepuluhan kepada Tuhan. Yakub membesarkan harapan dan semangatnya di dalam janji Allah yang dahsyat. Hanya dengan percaya pada janji Allah, kita dipelihara dan diberkati Allah secara berkelimpahan. Mari berkomitmen dengan iman yang teguh dalam Yesus Sumber segala berkat.
0 komentar:
Posting Komentar