Pendidikan Untuk Semua,
Amsal 1:7.
Puji Tuhan! Hari ini kita memasuki hari ke-2 di bulan ini. Serasa belum lama kita merayakan Natal dan Tahun Baru. Hari ini kita merayakan ulang tahun tokoh pahlawan Nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Tokoh yang dikenal pegiat di bidang pendidikan hingga Pemerintah menganugerahi HUT beliau menjadi Hari Pendidikan Nasional. Dalam usia yang masih muda, beliau sudah berbicara tentang isu pendidikan dan belum genap usia 35 tahun, beliau sudah mendirikan perguruan Taman Siswa.
Sama halnya dengan Salomo, raja yang terkenal karena kebijaksanaannya, sudah bicara soal pendidikan dan pengetahuan sejak lama. Amsal yang dibuat bertujuan mengetahui hikmat dan didikan serta memberikan kecerdasan. Dan dari semua pengalaman hidup, dia berkesimpulan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Semua proses pendidikan dan keinginan hidup untuk maju ternyata dia wali dengan takut akan Tuhan.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah menggunakan waktu muda kita dengan baik untuk belajar? Apakah kita sudah mensyukuri studi sebagai berkat dari Tuhan? Hendaknya hari demi hari diisi dengan menimba ilmu demi sebuah cita-cita sembari meyakini proses hidup ini sebagai berkat Tuhan. Karena itu mari menjalani masa muda sebaik-baiknya dengan penuh syukur, sambil terus pedulikan kondisi lingkungan sekitar. Mengapa demikian? Sadarkah ada berapa anak bangsa yang belum mengenyam pendidikan seperti kita? Ada banyak cara kreatif untuk mencerdaskan kehidupan, mulai dari mengajarkan keterampilan praktis bahasa Inggris atau computer hingga mendirikan sanggar belajar seni. Jadi, pendidikan yang kita terima bukan semata-mata untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk orang lain. Menjadi saluran berkat bagi bangsa Indonesia adalah panggilan kita sebagai orang percaya.
0 komentar:
Posting Komentar