Nama Tuhan,
Kejadian 27:20.
Ambisi adalah hasrat yang kuat terhadap sesuatu. Sesuatu itu bisa apa saja -kekuasaan, ketenaran, kekayaan, pangkat, jabatan, dll. Namun apapun itu, ambisi adalah dorongan yang memotivasi orang untuk mengejar apa yang mereka inginkan. Tergantung pada apa sasarannya, ambisi itu bisa baik maupun buruk. Untuk mewujudkan ambisinya tidak jarang orang rela menghalalkan berbagai macam cara, termasuk memakai nama Tuhan.
Kisah ini menggambarkan bagaimana untuj mewujudkan ambisinya, Ribka bersama Yakub memakai segala cara untuk mengelabui Yakub demi mendapatkan dan merebut hak kesulunhan yang seharusnya diberikan kepada Esau. Bahkan Yakub sampai mengucapkan nama Tuhan demi melancarkan ambisinya. Mengucapkan nama Tuhan dengan sembarangan adalah lebih daripada mengutuk. Itu sama saja dengan tidak menghargai nama Allah. Itu sama saja dengan mengejek Allah, menghinaNya ketimbang memperlihatkan sikap hormat kepada-Nya. Ada lebih dari satu cara untuk menghinakan nama Allah. Setiap kali kita membicarakan Allah dengan cara yang tidak terhormat, kita menghina-Nya. Setiap kali kita melakukan hal-hal yang tidak kudus dengan memakai nama Tuhan, kita mempermalukan nama Allah.
Tuhan menuntut kita untuk serius dalam berkata-kata mencerminkan kekudusan dan kemuliaan-Nya. Menurut Amsal 6:16-19. 'Enam perkara ini dibenci Tuhan, bahkan tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya; mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara". Karena itu, jangan asal bicara! Berbicara memang gampang. Tinggal membuka mulut. Tapi akibatnya itu lo!
0 komentar:
Posting Komentar