Belajar Sederhana,
Roma 12:16.
"Jelas saja Mama dan Papa beda zaman" jawab seorang anak manja kepada orang tuanya pada saat diceramahi akan kebiasaan hidup high teknologi bahkan pada saat makan bersama keluarga ia tidak bisa lepas dari gadget yang dimilikinya. Kehidupan moderen saat ini jika tidak disikapi dengan benar maka akan menjerumuskan kita pada pola hidup yang tidak sesuai kehendak Allah Modernisasi banyak menawarkan beragam pola hidup yang pada esensinya adalah kesenangan sementara.
Ada banyak hamba Tuhan yang tidak lagi antusias melayani dikarenakan tergiur pola hidup mewah padahal manusia disekelilingnya memerlukan terang berita Allah . Seorang hamba yang sejati pastilah meneladani kesederhanaan Yesus serta cinta kasihNya pada tiap orang tanpa pandang bulu. Pribadi hamba sejati bukan mencerminkan kepongahan, kebencian, serta sifat pemuja materi. Pantas memang jika kita kecewa apabila mendapati atau menemukan hamba Tuhan yang tak lagi mencerminkan teladan Kristen. Rasul Paulus mengatakan, "Arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana" (Roma 12:16). Jika kita hidup menuruti kesederhaan Yesus maka disitulah sebenarnya kita dikehendaki Allah.
Memang sikap yang diperintahkan dalam nats ini, di mana kita mengabaikan orang kecil, sangat sulit bagi manusia di luar Kristys, tetapi jutru merupakan wujub pembaharuan pikiran yang dikerjakan oleh Roh Allah. Dengan mudah sekali kesombongan yang dilarang dalam nats ini merusak kesatuan jemaat dan sikap saling menghargai yang mutlak diperlukan untuk merealisir pemakaian karunia-karunia rohani secara efektif. Jangan sampai menyakiti Allah atas perbuatanmu. Hiduplah sesuai kesederhanaan Yesus, saling mengasihi, melayani Tuhan, bersukacita senantiasa, sabar dan tekun dalam doa.
0 komentar:
Posting Komentar