Tulus dan Jujur,
Kis 5:9-11.
Safira adalah isteri Ananias. Suami isteri ini telah sepakat untuk berbohong kepada para rasul mengenai hasil penjualan tanah mereka, yang akan diamalkan untuk pelayanan kasih. Nampaknya, mereka tidak tulus dan tidak jujur, hanya memikirkan perut sendiri bukan pro solidaritas. Dengan PeDe, Safira menjalankan niat berdusta kepada para rasul Tuhan.
Bacaan hari ini, mengungkapkan bahwa Safira meletakkan hasil penjualannya di kaki para rasul untuk didoakan dan dibagikan. Rasul Petrus mengenal Safira sebagai isteri Ananias dan menegur perbuatannya: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan ?" (Ayat-9) Benar kata rasul Petrus - berdusta kepada para rasul Tuhan yang dipenuhi oleh Roh Kudus untuk melayani pekerjaan Tuhan adalah mencobai Roh Tuhan yang menuntun para rasul itu. Mendustai Roh Kudus karena pementingan diri sendiri, menunjukkan bahwa iman belum tentu milik orang yang rajin ke persekutuan. Iman hanya akan menjadi miliknya bila sungguh bertobat dan menjadi manusia dalam Tuhan. Safira terkejut bahwa para rasul mengetahui perbuatannya. Ia merasa malu dan ketakutan, sehingga barangkali ia kena serangan jantung mendadak dan mati. Ananias dan Safira mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan ketidak tulusan dan ketidak jujurannya demi kepentingan sendiri yang bertentangan dengan kehendak Roh Kebenaran yang selama ini memimpin mereka dalam persekutuan.
GP-ers yang terkasih, hidup dalam persekutuan dengan Tuhan menuntut pertobatan dari nafsu dan memasuki pembaruan. Roh Kudus yang dicurahkan Tuhan Yesus di hati kita selalu menghendaki agar hidup baru kita berbuahkan kebenaran, ketulusan dan kejujuran.
Berpura-pura dalam tuntunan Roh Kudus adalah menghujat Roh Kudus, suatu perbuatan melawan kebenaran yang sangat fatal.
Kis 5:9-11.
Safira adalah isteri Ananias. Suami isteri ini telah sepakat untuk berbohong kepada para rasul mengenai hasil penjualan tanah mereka, yang akan diamalkan untuk pelayanan kasih. Nampaknya, mereka tidak tulus dan tidak jujur, hanya memikirkan perut sendiri bukan pro solidaritas. Dengan PeDe, Safira menjalankan niat berdusta kepada para rasul Tuhan.
Bacaan hari ini, mengungkapkan bahwa Safira meletakkan hasil penjualannya di kaki para rasul untuk didoakan dan dibagikan. Rasul Petrus mengenal Safira sebagai isteri Ananias dan menegur perbuatannya: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan ?" (Ayat-9) Benar kata rasul Petrus - berdusta kepada para rasul Tuhan yang dipenuhi oleh Roh Kudus untuk melayani pekerjaan Tuhan adalah mencobai Roh Tuhan yang menuntun para rasul itu. Mendustai Roh Kudus karena pementingan diri sendiri, menunjukkan bahwa iman belum tentu milik orang yang rajin ke persekutuan. Iman hanya akan menjadi miliknya bila sungguh bertobat dan menjadi manusia dalam Tuhan. Safira terkejut bahwa para rasul mengetahui perbuatannya. Ia merasa malu dan ketakutan, sehingga barangkali ia kena serangan jantung mendadak dan mati. Ananias dan Safira mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan ketidak tulusan dan ketidak jujurannya demi kepentingan sendiri yang bertentangan dengan kehendak Roh Kebenaran yang selama ini memimpin mereka dalam persekutuan.
GP-ers yang terkasih, hidup dalam persekutuan dengan Tuhan menuntut pertobatan dari nafsu dan memasuki pembaruan. Roh Kudus yang dicurahkan Tuhan Yesus di hati kita selalu menghendaki agar hidup baru kita berbuahkan kebenaran, ketulusan dan kejujuran.
Berpura-pura dalam tuntunan Roh Kudus adalah menghujat Roh Kudus, suatu perbuatan melawan kebenaran yang sangat fatal.
0 komentar:
Posting Komentar