Berjiwa Pahlawan,
Mazmur 45:4-5.
Hari ini, tanggal 10 November adalah Hari Pahlawan Nasional Indonesia. Siapakah Pahlawan itu? Pahlawan adalah suatu gelar kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang telah berjuang dan mempertaruhkan nyawanya demi memberla kepentingan masa depan bangsa.
Bacaan kita hari ini, Maz 45:4-5, mengungkapkan mengenai pengharapan Israel terhadap rajanya. Sebagai pemimpin umat Tuhan, raja harus takut akan Tuhan, dan mengayomi rakyatnya. Terutama membela rakyatnya dari segala kelaliman yang hendak merampas hak kebenarannya, kemanusiaanya dan keadilannya, agar umat hidup dalam damai sejahtera.
Tanpa damai sejahtera itu Israel tidak mungkin mengabdi kepada Tuhan dan negaranya dengan baik.
Israel berharap raja akan seperti pendahulunya, mewariskan kepemimpinan yang berjiwa pahlawan. Mengayomi dan membela umat Tuhan yang dipercayakan dalam kepemimpinannya.
Banga Indonesiapun berharap hal yang sama, tampilnya pemimpin yang beriman dan mengayomi rakyat dari semua kelaliman yang muncul akhir-akhir ini hendak merampas hak kebenaran, kemanusiaan dan keadilan.
GP-ers yang terkasih, kita bukan saja diharapkan berdoa untuk keadaan ini, tetapi juga semoga GP-ers dapat tampil dan berjuang sebagai pengayom dan pembela kaum yang lemah.
Janganlah kita mengejar predikat atau gelar Pahlawan, tetapi berjuanglah dengan tulus, jadilah pahlawan tanpa tanda jasa. Hasil perjuangannya dirasakan manfaatnya oleh mereka yang diayomi dan dibela.
JPT
Mazmur 45:4-5.
Hari ini, tanggal 10 November adalah Hari Pahlawan Nasional Indonesia. Siapakah Pahlawan itu? Pahlawan adalah suatu gelar kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang telah berjuang dan mempertaruhkan nyawanya demi memberla kepentingan masa depan bangsa.
Bacaan kita hari ini, Maz 45:4-5, mengungkapkan mengenai pengharapan Israel terhadap rajanya. Sebagai pemimpin umat Tuhan, raja harus takut akan Tuhan, dan mengayomi rakyatnya. Terutama membela rakyatnya dari segala kelaliman yang hendak merampas hak kebenarannya, kemanusiaanya dan keadilannya, agar umat hidup dalam damai sejahtera.
Tanpa damai sejahtera itu Israel tidak mungkin mengabdi kepada Tuhan dan negaranya dengan baik.
Israel berharap raja akan seperti pendahulunya, mewariskan kepemimpinan yang berjiwa pahlawan. Mengayomi dan membela umat Tuhan yang dipercayakan dalam kepemimpinannya.
Banga Indonesiapun berharap hal yang sama, tampilnya pemimpin yang beriman dan mengayomi rakyat dari semua kelaliman yang muncul akhir-akhir ini hendak merampas hak kebenaran, kemanusiaan dan keadilan.
GP-ers yang terkasih, kita bukan saja diharapkan berdoa untuk keadaan ini, tetapi juga semoga GP-ers dapat tampil dan berjuang sebagai pengayom dan pembela kaum yang lemah.
Janganlah kita mengejar predikat atau gelar Pahlawan, tetapi berjuanglah dengan tulus, jadilah pahlawan tanpa tanda jasa. Hasil perjuangannya dirasakan manfaatnya oleh mereka yang diayomi dan dibela.
JPT
0 komentar:
Posting Komentar